Puisi Bidadari Tanpa Sayap
Kelembutan hatinya membuatku terpana...
Melihat kehindahan Rembulan...
Sama seperti melihat keindahan wajahnya...
Sungguh kuat dia menghadapi ini semua...
Menghadapi keaadaannya yg begitu nyata...
Merasakan penderitaannya sendirian...
Dan mengukur penderitaan diatas mimpi...
Walau dia hanya Bidadari tanpa sayap...
Tapi kelembutan hatinyalah yang membuatku merasa seperti...
Berada di atas awan...
DIRIMU YANG SATU
Andai kau tahu...
Apa isi hatiku ini...
Apa yang ku rasakan saat ini...
Jika kau bisa merasakan...
Ku mohon... balas rasa ini...
Ku mohon ungkapkan rasa yang ada di hati mu...
Andai kau tahu...
Hanya dirimulah yang ada di hati...
Hanya nama mu yang terukir di jiwa...
Hanya wajah mu yang ada di bayangan ku...
Dirimu yang satu...
Telah menebar cinta di hatiku...
Telah membagi rasa indah di hati...
Walau hanya aku yang merasakan...
Cinta itu timbul...
Saat ku lihat dirimu...
Dan tiba-tiba saja rasa itu timbul...
Di hati ku...... karna hanya dirimu di hati...
MELUKIS CINTA
Dapatkah aku melukis cinta untukmu...
Mengguratkan sejuta warna...
Yang bisa membuatmu indah...
Dapatkah aku melukis cinta untukmu...
Seperti notasi mimpi kupu-kupu...
bersayap biru,
Terbang bersama menuju negeri pelangi...
Dapatkah aku melukis cinta untukmu...
Mengisyaratkan lelahku di jalan resah...
SELEMBAR PUISI UNTUK KEKASIH
Terpaku dalam kegundahan hati...
Terasa tak dapat ku lawan dengan jari-jari...
Tiada lagi tempat hari yang terasa ada...
Hanya lelah, lelah yang ku rasa……………
Andaikan waktu itu tak terjadi...
Mungkin hatiku takan remuk seperti ini...
Langkahku terhenti dalam kelamnya malam...
Mataku terhalang jurang yang dalam...
Pendengaranku sayup-sayup tak menentu...
Hatiku terombang ambing dalam ombak kemarahan...
Ragaku tak berkuasa untuk berfungsi...
Mungkin tiada lagi yang dapat terjadi saat ini...
Semangatku lemah hatiku susah...
Teringat malam itu yang menyakitkan...
Inikah kehidupan....
AKU MOHON DENGAN SANGAT KEPADAMU
Kembalilah wahai sayangku...
Kembali padaku...
Cintailah aku setulus hatimu...
Karena aku tak bisa hidup tanpamu...
Dan bila suatu saat nanti...
Aku pergi...
Bukan karena aku menyerah...
Namun ku pergi karena waktu...
Dan ruang yang memisahkan kita...
Apabila itu terjadi...
Maafkanlah bila aku...
Tiada lagi disisimu...
Karena kita terpisah ruang dan waktu...
Bila saja waktu memihakku...
Sejak dari awal sejal terakhir ku bertemu denganmu...
Harusnya ku bilang sayang...
Ku bilang cinta...
Karena semua itu milikmu...
Kemudian...
Tetaplah jalani mimpimu...
Meski saat itu nanti tak bersamaku...
Karena bagiku...
Bahagiamu damaikan hatiku......
RASA CINTAKU
Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong...
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang...
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku...
Engkau sungguh membuatku tak mengerti...
Rasanya hatiku jadi tak menentu...
Untukku kau sangat berharga...
Lihatlah diriku ini yang berjuang untuk cintamu...
Aku sangat mencintaimu...
Namun kau tak pernah sadari itu...
Walau perih hati ini...
Aku disini kan selalu setia menantimu...
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu...
TERINGAT DIRIMU SELAMANYA
Dalam luang waktu, ku coba lupakan...
Sejenak memendam kisah lama yang silam...
Melihat pelangi yang kini t'lah kelam...
Gelap gulita dan sunyi mencekam...
Nampak hadirmu dalam ingatan...
Terlihat jelas tapi menyakitkan...
Walau terasa kau ku dambakan...
Membuat aku dalam kesepian...
Meski kau ku cinta tapi tak sebaliknya...
Kau yang ku puja takkan terlupa...
Seringkali kau nampak menyenangkan...
Dan tak jarang kau juga menyakitkan...
Kerinduan ini membuatku gila...
Kehilangan dirimu sebuah luka...
Berangan aku tuk selamanya...
Hingga mati pun slalu bersama...
Dan mungkin seandainya nanti...
Mentari tak bersinar lagi...
Kau tetap dan s'lalu disisi...
Menemaniku dalam indahnya surgawi......
MENATAPMU TAK SAMPAI AKU
Menatap pagi,
Tak bisa diprediksi...
Menatap siang,
Tak bisa diulang...
Menatap Malam,
Tak bisa diterka...
Menatapmu,
Tak sampai logikaku bertemu...
Melihatmu,
Tak sampai ragaku bersih tanpa peluh...
Memerhatikanmu,
Tak sampai pikiranku meramu...
Menghadapmu,
Tak sampai bibir ini beradu...
Mendekatimu,
Tak sampai jantung ini berdegup pelan...
Mencintaimu,
Tak sampai hati ini mengeluarkan pisaunya...
Menyayangimu,
Tak sampai bibir ini mengelurkan racunnya...
Memilikimu,
Tak sampai raga ini melepaskannya...
Denganmu,
Tak sampai hati ini membaginya...
TITIP RINDU UNTUK PUJAAN HATI
Semilir angin malam yang berhembus...
Sampaikan rasa rinduku padanya...
Bulan dan bintang temaniku malam ini...
Aku merasa sepi tanpa kehadirannya...
Ini hanyalah sebuah kata sederhana...
Yang menjadikannya sebuah puisi sederhana...
Inilah ungkapan rasa hatiku...
Untukmu pujaan hatiku...
Oh pujaan hati...
Apakah engkau disana memikirkan aku malam ini...
Seperti aku yang sedang memikirkanmu saat ini...
Bayang bayangmu menghantui otakku...
Membuat aku semakin rindu padamu...
Aku mencintaimu dengan setulus hatiku...
Tiada kepalsuan dihati ini...
Oh pujaan hati...
Kau bagaikan embun penyejuk...
Yang mampu menyejukkan hatiku...
Oh pujaan hati...
Kau sosok RATU yang kupuja...
Kau dambaan hatiku.......
AK INGIN
Ingin ku hempas rasa yang ada...
Ingin ku tinggalkan rindu yang mendera...
Namun tetap masih tak bisa...
Ingin ku hapus namamu...
Ingin ku lupakan raut wajahmu...
Namun masih ku tak mampu...
Tak ingin,,,
Tetap tak ingin beranjak...
Dari situasi ini...
Tetap dan masih ada,,,
Rasa ini untukmu saat ini...
Ku tak tau harus apa,,,
Dan berbuat apa,,,
Hanya menanti,,,
Akankah ada keajaiban.....
Entahlah,,,,,,,,
ANDAI AKU MILIKMU
Andai aku dapat mengubah isi hati mu,,,
Mungkin akan ku buat agar kau mencintaiku...
Atau mungkin dapatku terlahir kembali,,,
Mungkinku ingin Tuhan menciptakanku untuk kau miliki...
Sayangnya,,,
Aku hanya bayang bayang tak berarti bagimu,,
Aku takkan pernah bisa menjadi pelangi saat kau gundah,,,
Aku takkan pernah bisa menjadi butiran salju saat kau gerah...
Karna aku selamanya akan jadi musuh hatimu,,,
..Mengganggu,,,
..Mengusik,,,
..Dan menjadi penghalangmu...
Tapi cinta ini tak perlu kau balas untuk membuat hatiku bahagia,,,
Karna aku akan tetap bahagia melihatmu juga bahagia...
Meski...
Bukan untuk bersamaku......
OBJEK TERSEMBUNYI
Kau...
Ku abadikan dalam gelora tangisku...
Ku tutupi kisah indah ini...
Aku terpaksa bungkam...
Aku terpaksa jemu...
Semua kulakukan hanya untukmu...
Kau...
Kadang sulit ku tebak...
Kau serangkaian kronologi ku...
Kadang ku bermimpi tentangmu...
Tapi percayalah padaku...
Kau yang termanis setiap saat...
Kau...
Harus lebih memahami...
Kau objek tersembunyi...
Mungkin hanya serpihan kisah...
Sampai kau dan aku atau kita...
Mampu saling menerima cinta ini...
SELALU MENYAYANGIMU
Malam dingin ini membuat ku ingin selalu bersama mu...
Walau semua itu tak mungkin...
Dan tak akan pernah bisa...
Tapi apakah aku tidak boleh...
Berandai-andai untuk selalu bersamamu...
Walaupun aku tahu semua itu tidak mungkin...
Aku hanya berharap dan berdoa...
Agar aku bisa bersama kamu...
Walau semua waktumu tak akan bisa selamanya untukku...
Tapi yang harus kamu tahu...
Aku selalu menyayangimu dengan kondisimu saat ini..........
Kelembutan hatinya membuatku terpana...
Melihat kehindahan Rembulan...
Sama seperti melihat keindahan wajahnya...
Sungguh kuat dia menghadapi ini semua...
Menghadapi keaadaannya yg begitu nyata...
Merasakan penderitaannya sendirian...
Dan mengukur penderitaan diatas mimpi...
Walau dia hanya Bidadari tanpa sayap...
Tapi kelembutan hatinyalah yang membuatku merasa seperti...
Berada di atas awan...
DIRIMU YANG SATU
Andai kau tahu...
Apa isi hatiku ini...
Apa yang ku rasakan saat ini...
Jika kau bisa merasakan...
Ku mohon... balas rasa ini...
Ku mohon ungkapkan rasa yang ada di hati mu...
Andai kau tahu...
Hanya dirimulah yang ada di hati...
Hanya nama mu yang terukir di jiwa...
Hanya wajah mu yang ada di bayangan ku...
Dirimu yang satu...
Telah menebar cinta di hatiku...
Telah membagi rasa indah di hati...
Walau hanya aku yang merasakan...
Cinta itu timbul...
Saat ku lihat dirimu...
Dan tiba-tiba saja rasa itu timbul...
Di hati ku...... karna hanya dirimu di hati...
MELUKIS CINTA
Dapatkah aku melukis cinta untukmu...
Mengguratkan sejuta warna...
Yang bisa membuatmu indah...
Dapatkah aku melukis cinta untukmu...
Seperti notasi mimpi kupu-kupu...
bersayap biru,
Terbang bersama menuju negeri pelangi...
Dapatkah aku melukis cinta untukmu...
Mengisyaratkan lelahku di jalan resah...
SELEMBAR PUISI UNTUK KEKASIH
Terpaku dalam kegundahan hati...
Terasa tak dapat ku lawan dengan jari-jari...
Tiada lagi tempat hari yang terasa ada...
Hanya lelah, lelah yang ku rasa……………
Andaikan waktu itu tak terjadi...
Mungkin hatiku takan remuk seperti ini...
Langkahku terhenti dalam kelamnya malam...
Mataku terhalang jurang yang dalam...
Pendengaranku sayup-sayup tak menentu...
Hatiku terombang ambing dalam ombak kemarahan...
Ragaku tak berkuasa untuk berfungsi...
Mungkin tiada lagi yang dapat terjadi saat ini...
Semangatku lemah hatiku susah...
Teringat malam itu yang menyakitkan...
Inikah kehidupan....
AKU MOHON DENGAN SANGAT KEPADAMU
Kembalilah wahai sayangku...
Kembali padaku...
Cintailah aku setulus hatimu...
Karena aku tak bisa hidup tanpamu...
Dan bila suatu saat nanti...
Aku pergi...
Bukan karena aku menyerah...
Namun ku pergi karena waktu...
Dan ruang yang memisahkan kita...
Apabila itu terjadi...
Maafkanlah bila aku...
Tiada lagi disisimu...
Karena kita terpisah ruang dan waktu...
Bila saja waktu memihakku...
Sejak dari awal sejal terakhir ku bertemu denganmu...
Harusnya ku bilang sayang...
Ku bilang cinta...
Karena semua itu milikmu...
Kemudian...
Tetaplah jalani mimpimu...
Meski saat itu nanti tak bersamaku...
Karena bagiku...
Bahagiamu damaikan hatiku......
RASA CINTAKU
Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong...
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang...
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku...
Engkau sungguh membuatku tak mengerti...
Rasanya hatiku jadi tak menentu...
Untukku kau sangat berharga...
Lihatlah diriku ini yang berjuang untuk cintamu...
Aku sangat mencintaimu...
Namun kau tak pernah sadari itu...
Walau perih hati ini...
Aku disini kan selalu setia menantimu...
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu...
TERINGAT DIRIMU SELAMANYA
Dalam luang waktu, ku coba lupakan...
Sejenak memendam kisah lama yang silam...
Melihat pelangi yang kini t'lah kelam...
Gelap gulita dan sunyi mencekam...
Nampak hadirmu dalam ingatan...
Terlihat jelas tapi menyakitkan...
Walau terasa kau ku dambakan...
Membuat aku dalam kesepian...
Meski kau ku cinta tapi tak sebaliknya...
Kau yang ku puja takkan terlupa...
Seringkali kau nampak menyenangkan...
Dan tak jarang kau juga menyakitkan...
Kerinduan ini membuatku gila...
Kehilangan dirimu sebuah luka...
Berangan aku tuk selamanya...
Hingga mati pun slalu bersama...
Dan mungkin seandainya nanti...
Mentari tak bersinar lagi...
Kau tetap dan s'lalu disisi...
Menemaniku dalam indahnya surgawi......
MENATAPMU TAK SAMPAI AKU
Menatap pagi,
Tak bisa diprediksi...
Menatap siang,
Tak bisa diulang...
Menatap Malam,
Tak bisa diterka...
Menatapmu,
Tak sampai logikaku bertemu...
Melihatmu,
Tak sampai ragaku bersih tanpa peluh...
Memerhatikanmu,
Tak sampai pikiranku meramu...
Menghadapmu,
Tak sampai bibir ini beradu...
Mendekatimu,
Tak sampai jantung ini berdegup pelan...
Mencintaimu,
Tak sampai hati ini mengeluarkan pisaunya...
Menyayangimu,
Tak sampai bibir ini mengelurkan racunnya...
Memilikimu,
Tak sampai raga ini melepaskannya...
Denganmu,
Tak sampai hati ini membaginya...
TITIP RINDU UNTUK PUJAAN HATI
Semilir angin malam yang berhembus...
Sampaikan rasa rinduku padanya...
Bulan dan bintang temaniku malam ini...
Aku merasa sepi tanpa kehadirannya...
Ini hanyalah sebuah kata sederhana...
Yang menjadikannya sebuah puisi sederhana...
Inilah ungkapan rasa hatiku...
Untukmu pujaan hatiku...
Oh pujaan hati...
Apakah engkau disana memikirkan aku malam ini...
Seperti aku yang sedang memikirkanmu saat ini...
Bayang bayangmu menghantui otakku...
Membuat aku semakin rindu padamu...
Aku mencintaimu dengan setulus hatiku...
Tiada kepalsuan dihati ini...
Oh pujaan hati...
Kau bagaikan embun penyejuk...
Yang mampu menyejukkan hatiku...
Oh pujaan hati...
Kau sosok RATU yang kupuja...
Kau dambaan hatiku.......
AK INGIN
Ingin ku hempas rasa yang ada...
Ingin ku tinggalkan rindu yang mendera...
Namun tetap masih tak bisa...
Ingin ku hapus namamu...
Ingin ku lupakan raut wajahmu...
Namun masih ku tak mampu...
Tak ingin,,,
Tetap tak ingin beranjak...
Dari situasi ini...
Tetap dan masih ada,,,
Rasa ini untukmu saat ini...
Ku tak tau harus apa,,,
Dan berbuat apa,,,
Hanya menanti,,,
Akankah ada keajaiban.....
Entahlah,,,,,,,,
ANDAI AKU MILIKMU
Andai aku dapat mengubah isi hati mu,,,
Mungkin akan ku buat agar kau mencintaiku...
Atau mungkin dapatku terlahir kembali,,,
Mungkinku ingin Tuhan menciptakanku untuk kau miliki...
Sayangnya,,,
Aku hanya bayang bayang tak berarti bagimu,,
Aku takkan pernah bisa menjadi pelangi saat kau gundah,,,
Aku takkan pernah bisa menjadi butiran salju saat kau gerah...
Karna aku selamanya akan jadi musuh hatimu,,,
..Mengganggu,,,
..Mengusik,,,
..Dan menjadi penghalangmu...
Tapi cinta ini tak perlu kau balas untuk membuat hatiku bahagia,,,
Karna aku akan tetap bahagia melihatmu juga bahagia...
Meski...
Bukan untuk bersamaku......
OBJEK TERSEMBUNYI
Kau...
Ku abadikan dalam gelora tangisku...
Ku tutupi kisah indah ini...
Aku terpaksa bungkam...
Aku terpaksa jemu...
Semua kulakukan hanya untukmu...
Kau...
Kadang sulit ku tebak...
Kau serangkaian kronologi ku...
Kadang ku bermimpi tentangmu...
Tapi percayalah padaku...
Kau yang termanis setiap saat...
Kau...
Harus lebih memahami...
Kau objek tersembunyi...
Mungkin hanya serpihan kisah...
Sampai kau dan aku atau kita...
Mampu saling menerima cinta ini...
SELALU MENYAYANGIMU
Malam dingin ini membuat ku ingin selalu bersama mu...
Walau semua itu tak mungkin...
Dan tak akan pernah bisa...
Tapi apakah aku tidak boleh...
Berandai-andai untuk selalu bersamamu...
Walaupun aku tahu semua itu tidak mungkin...
Aku hanya berharap dan berdoa...
Agar aku bisa bersama kamu...
Walau semua waktumu tak akan bisa selamanya untukku...
Tapi yang harus kamu tahu...
Aku selalu menyayangimu dengan kondisimu saat ini..........


